21.4 C
Indonesia
Saturday, February 21, 2026
spot_imgspot_imgspot_img

Buried Penis: Penis ‘mendelep’ tersembunyi: Kelainan yang Sering Terabaikan

Kelainan buried penis, juga dikenal sebagai penis mendelep, adalah kondisi di mana penis tampak tertutup atau “tersembunyi” di dalam lipatan kulit di sekitarnya. Ini adalah kelainan yang mungkin memiliki dampak pada fungsi dan kualitas hidup seseorang. Artikel ini akan membahas penyebab, gejala, serta opsi pengelolaan yang dapat dipertimbangkan untuk kelainan buried penis.

Definisi

Buried penis adalah suatu kondisi anatomi di mana penis normal secara ukuran tertarik ke dalam jaringan perineum atau dinding abdomen bawah, sehingga tampak kecil atau bahkan tidak terlihat dari luar. Meskipun panjang penis normal, kelainan ini dapat menyebabkan gangguan fungsional, psikososial, dan infeksi saluran kemih.

Buried penis dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa, dan sering dikaitkan dengan obesitas, kelebihan jaringan subkutan, kelainan kongenital fasia, atau pembedahan sirkumsisi yang tidak tepat.


Klasifikasi

Menurut American Urological Association (AUA) dan beberapa literatur terkini, buried penis dapat diklasifikasikan menjadi:

  1. Kongenital โ€“ sejak lahir, akibat kelainan struktur penunjang penis.
  2. Akuisita (didapat) โ€“ akibat obesitas, pembedahan, atau trauma.
  3. Sekunder akibat sirkumsisi โ€“ jaringan parut menarik penis ke dalam.

Gejala Klinis

  • Penis tampak kecil atau tersembunyi.
  • Kesulitan saat buang air kecil (dysuria atau spraying).
  • Infeksi saluran kemih berulang.
  • Masalah dalam aktivitas seksual pada pasien dewasa.
  • Gangguan psikologis dan rendahnya kepercayaan diri.

Diagnosis

Diagnosis buried penis ditegakkan secara klinis berdasarkan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan penunjang jarang diperlukan, tetapi pada beberapa kasus dapat dilakukan:

  • USG jaringan lunak bila dicurigai adanya massa atau jaringan lemak berlebih.
  • Foto pre- dan post-operasi sebagai dokumentasi progres.

Tatalaksana

Pilihan pengobatan tergantung pada derajat keparahan dan etiologi:

1. Konservatif (non-bedah)

  • Penurunan berat badan
  • Terapi infeksi saluran kemih jika ada
  • Edukasi dan psikoterapi

2. Pembedahan

  • Eksisi jaringan lemak berlebih di daerah mons pubis (lipectomy).
  • Rekonstruksi fasia penunjang penis.
  • Penempelan ulang kulit penis (penoplasty) bila terjadi cicatrization.
  • Teknik โ€œZ-plastyโ€ atau suprapubic lipectomy juga sering digunakan untuk dewasa obesitas.

Menurut panduan AUA dan studi dari Journal of Urology, pendekatan multidisipliner termasuk urologi, bedah plastik, dan nutrisi sering diperlukan untuk hasil optimal.


Prognosis

Hasil jangka panjang umumnya baik bila intervensi dilakukan dengan tepat. Anak-anak yang ditangani sejak dini memiliki kemungkinan pemulihan fungsi dan estetika lebih baik. Namun, risiko kekambuhan tetap ada terutama pada pasien obesitas yang tidak berhasil menurunkan berat badan.


Penutup

Buried penis merupakan kondisi yang secara fisik dan psikologis dapat berdampak signifikan, terutama pada usia remaja dan dewasa. Diagnosis dini dan tatalaksana yang tepat sesuai dengan panduan terkini sangat penting untuk memperbaiki kualitas hidup pasien. Penting bagi individu yang mengalami kelainan buried penis untuk berkonsultasi dengan tenaga medis dan mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan dan tingkat keparahan kondisi. Dalam beberapa kasus, dukungan psikososial juga sangat penting untuk membantu individu mengatasi dampak emosional dari kondisi ini.


Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter.  Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan konsultasi ke dokter spesialis urologi terdekat. 
Udiyana Indradiputra
Udiyana Indradiputra
Dokter Spesialis Urologi di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. Founder dan Content Creator situs urologis.com

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar anda
Tuliskan nama anda di sini

- Advertisement -spot_img

ARTIKEL POPULER