Apa itu tindakan TURBT?
Reseksi tumor kandung kemih transurethral (Transurethral resection of bladder tumour /TURBT) adalah operasi pengangkatan (reseksi) tumor kandung kemih. Prosedur ini merupakan prosedur diagnostik sekaligus terapi. Disebut tindakan diagnostik karena dokter akan mengangkat tumor dan semua jaringan tambahan yang diperlukan untuk kemudian dilakukan pemeriksaan di bawah mikroskop (penilaian histopatologis). TURBT juga merupakan terapi tumor kandung kemih, karena pengangkatan total semua tumor yang terlihat adalah tindakan pengobatan untuk tumor ini. TURBT yang lengkap dan benar penting untuk hasil yang baik. Dalam beberapa kasus, operasi TURBT kedua diperlukan setelah beberapa minggu.
Persiapan Sebelum Tindakan TURBT
Dokter spesialis anestesi akan merekomendasikan kapan Anda harus berhenti makan dan minum sebelum prosedur. Biasanya 6-8 jam sebelum tindakan pasien akan dipuasakan. Dokter anestesi akan meninjau obat rutin yang Anda minum saat ini dan memberi tahu jika ada di antara obat tersebut yang perlu dihentikan sebelum prosedur dan kapan harus menghentikannya.
Jika Anda seorang perokok, kami menyarankan Anda untuk segera berhenti merokok. Mintalah saran dan informasi dari Rumah Sakit atau dokter Anda tentang cara berhenti.
Bagaimana Prosedur TURBT?
Sebelum operasi, ahli anestesi akan menilai metode anestesi mana yang terbaik untuk Anda; bisa anestesi umum (di mana Anda akan tertidur) atau anestesi tulang belakang (di mana Anda tidak akan merasakan apa pun dari pinggang ke bawah).
Sebelum tindakan TURBT, prosedur sistoskopi digunakan untuk mendeteksi keberadaan tumor kandung kemih. Jika terdapat gambaran tumor, kemudian dilakukan reseksi tumor buli/TURBT untuk mengangkat jaringan tumor dan untuk mengetahui apakah tumor telah menyebar ke lapisan otot kandung kemih.
Resectoscope dilewatkan melalui uretra Anda untuk melihat tumor. Uretra adalah organ yang menyalurkan urin dari kandung kemih ke luar tubuh Anda. Dokter akan mereseksi atau “memotong” tumor dari dinding kandung kemih sepotong demi sepotong menggunakan arus listrik. Setiap perdarahan dihentikan dengan membakar dasar tumor dengan arus listrik. Potongan tumor kemudian dikeluarkan dari kandung kemih Anda dan dikirim untuk analisis patologi. Kateter kandung kemih dengan irigasi (3 way kateter) akan dimasukkan ke kandung kemih untuk mencegah pembentukan gumpalan darah. Durasi prosedur akan tergantung pada jumlah dan ukuran tumor. Basanya antara 30 hingga 90 menit.
Apakah yang diharapkan setelah tindakan TURBT?
Pada sebagian besar kasus kateter dapat dilepas di rumah sakit. Namun dalam beberapa kondisi (misalnya reseksi cukup dalam pada lapisan muskularis) pasien bisa diperbolehkan pulang dengan menggunakan kateter. Jika demikian, pasien wajib kontrol kembali setelah beberapa hari untuk dilakukan pelepasan kateter.
Pasien kemungkinan akan mengalami beberapa gejala kencing setelah operasi, yang semuanya akan hilang setelah beberapa hari. Gejala-gejala ini bisa termasuk: Pendarahan kecil dan adanya gumpalan darah di urin, merasa ingin buang air kecil terus-menerus, dan ketidaknyamanan saat buang air kecil. Obat penghilang rasa sakit sederhana seperti parasetamol dapat membantu mengatasi hal ini.
Setelah 7-14 hari dari tindakan, pasien dapat mengalami sedikit perdarahan pada saat kencing ketika bekuan darah di daerah luka operasi (dalam kandung kemih) terlepas. Terkadang pasien juga bisa mengalami perdarahan sekunder yang disebabkan oleh infeksi pada kandung kemih. Pasien juga bisa merasa lelah/lebih lelah dari biasanya.
Kapan pasien perlu segera kontrol ke dokter urologi atau kembali ke rumah sakit?
Pasien sebaiknya kontrol lebih cepat jika merasakan antara lain: sensasi terbakar saat buang air kecil yang berlanjut setelah beberapa hari, jika kencing mengandung banyak gumpalan darah, jika pasien tidak dapat buang air kecil, jika merasa nyeri diseluruh perut, dan jika pasien merasa demam.
Apa hal yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah komplikasi?
Minum banyak cairan. Minum setidaknya dua liter air atau jus setiap hari selama dua hingga tiga hari. Hal ini akan dapat mengencerkan urin, mengurangi ketidaknyamanan saat buang air kecil, dan mencegah pembekuan darah. Tetap aktif. Segera setelah pasien merasa mampu, lanjutkan aktivitas harian untuk membantu mempercepat pemulihan. Namun jangan berolahraga berat beberapa minggu setelah tindakan. Pasien mungkin merasa membutuhkan lebih banyak tidur daripada biasanya selama beberapa hari pertama setelah keluar dari rumah sakit.
Pasien sebaiknya tidak mengangkat apapun yang lebih berat dari 2 kg, 4 minggu setelah operasi. Pasien juga sebaiknya menahan diri dari aktivitas seksual hingga 2 minggu. Hindari mengejan saat buang air besar. Gunakan pencahar jika perlu.
Waspadai infeksi. Jika pasien mengalami demam (lebih dari 37,8 ยฐ C) atau jika urin menjadi keruh dan kental, pasien kemungkinan mengalami infeksi. Konsultasi ke dokter sehingga dapat diputuskan apakah memerlukan antibiotik. Jika pasien merasa sakit saat buang air kecil, adanya gumpalan darah atau tidak buang air kecil sama sekali, segera hubungi dokter.
Idealnya, pasien harus berhenti merokok sebelum prosedur apa pun. Merokok dapat menyebabkan kanker saluran kemih, mendorong kanker yang ada untuk kambuh atau berkembang, dan meningkatkan risiko komplikasi setelah operasi. Sangat disarankan siapa pun dengan kanker kandung kemih untuk berhenti merokok.
Kapan perlu TURBT ulang?
Jaringan tumor sisa kadang-kadang diamati setelah reseksi tumor. Selain itu, ada risiko penentuan stadium tumor yang tidak akurat bila bagian tumor yang paling agresif belum diperiksa atau terlewatkan selama reseksi (belum mengambil hingga otot kandung kemih pada kasus yang dicurigai telah mengenai otot). Untuk mencapai pengangkatan tumor lengkap dan menilai staging tumor yang benar, dokter dapat merekomendasikan TURBT ulang 4โ6 minggu setelah TURBT pertama dalam beberapa kasus.
Bagaimana Tidak Lanjut setelah Tindakan TURBT?
Potongan tumor akan diperiksa di bawah mikroskop (patologi anatomi). Hasil ini bisa membutuhkan waktu hingga 1-2 minggu untuk ditentukan.
Tergantung dari hasil pemeriksaan patologi anatomi, dokter akan menginformasikan tentang perawatan dan tindakan lebih lanjut. TURBT ulang dilakukan dua sampai enam minggu setelah TURBT awal. Tindakan ini dipertimbangkan apabila kasus reseksi awal tidak lengkap, atau jika hasil menunjukkan bahwa tumor mungkin terletak lebih dalam dari yang ditunjukkan pada spesimen.
Bila terkonfirmasi sebagai kanker kandung kemih, tindakan berikutnya bergantung stadium kanker. Bila belum ada penyebaran (metastasis) dan tumor telah menginfiltrasi otot bisa dipertimbangkan Radical Cystectomy (pengangkatan kandung kemih). Bila telah menyebar bisa dipertimbangkan Kemoterapi. Hal ini memerlukan diskusi lebih lanjut dengan dokter spesialis urologi konsultan onkologi.
Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan konsultasi ke dokter spesialis urologi terdekat.




