Obat Apakah Dutasteride?
Dutasteride adalah obat yang sering diresepkan pada penderita pembesaran prostat jinak (benign prostate hyperplasia/BPH). Obat ini dapat mengurangi ukuran prostat bila dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu (Beberapa penelitian menyebutkan hingga 25-30% penurunan volume prostat dalam 6 bulan penggunaan). Obat ini termasuk golongan 5 alpha reductase inhibitor (5-ARI). Enzim 5-alpha reductase adalah enzim yang mengubah testosteron menjadi dihidrotestosteron (DHT) dalam tubuh. DHT diketahui berperan dalam proses pembesaran prostat pada BPH. Dengan pengurangan produksi DHT tubuh (melalui penghambatan enzim 5 alpha reductase), diharapkan prostat dapat mengalami penurunan ukuran setelah jangka waktu tertentu. Sediaan/merek dagang dari obat ini antara lain Dutasteride (generik), Avodart, maupun sediaan kombinasi dengan Tamsulosin (Duodart).
Apa Indikasi Pemberian Obat Dutasteride?
Dutasteride biasanya diberikan pada pasien dengan BPH disertai gejala berkemih bawah (lower urinary tract symptoms/LUTS) ringan hingga sedang, terutama pada volume prostat lebih dari 40 cc (ukuran prostat normal sekitar 20 cc). Dutasteride biasanya diberikan kombinasi bersama Tamsulosin.
Bagaimana Dosis dan Cara Pemberian Obat Dutasteride?
Dosis penggunaan Dutasteride adalah 0,5 mg sehari sekali. Obat ini dapat diminum baik sebelum maupun setelah makan. Sebaiknya tidak dikunyah maupun dihancurkan saat diminum karena dapat mengiritasi kerongkongan.
Apa yang Perlu Diperhatikan pada Penggunaan Obat Dutasteride?
Dutasteride dapat menurunkan level PSA (prostate specific antigen) pada darah sebesar 50% dibandingkan level awal setelah 3-6 bulan pemakaian rutin. Hal ini berdampak pada kemampuan deteksi kanker prostat melalui pemeriksaan PSA, sehingga pemeriksaan PSA awal sebelum terapi dengan Dutasteride sangat disarankan sebagai pembanding.
Bagaimana Cara Penyimpanan Obat Dutasteride?
Dutasteride sebaiknya disimpan pada tempat yang sejuk dan tidak terpapar cahaya matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak maupun ibu hamil dan menyusui (terutama bila obat dihancurkan). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa obat ini dapat diserap melalui kulit bila dihancurkan.
Apa Saja Efek Samping yang Dapat Ditimbulkan dari Obat Dutasteride?
Efek samping umum dari penggunaan Dutasteride antara lain penurunan libido (hasrat seksual), impotensi (gangguan ereksi), dan penurunan jumlah semen yang keluar saat berhubungan seksual (akibat ejakulasi retrograde). Selain itu pengguna Dutasteride juga bisa mengalami nyeri dan pembesaran payudara. Alergi sangat jarang ditemukan, namun bila menemukan gejala alergi setelah meminum obat ini (misalnya gatal, bengkak, dan sesak) segera mencari pertolongan dokter/unit gawat darurat.
Demikian informasi praktis mengenai obat Dutasteride. Bila ada pertanyaan lebih lanjut dapat mengontak kami melalui email atau komentar. Diskusikan permasalahan urologi dengan dokter spesialis urologi anda. Salam sehat.
Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan konsultasi ke dokter spesialis urologi terdekat.




