20.5 C
Indonesia
Friday, April 17, 2026
spot_imgspot_imgspot_img

Sistostomi perkutan (Percutaneous Cystostomy): Alih Saluran Urin Langsung Dari Kandung Kemih

Apa itu sistostomi perkutan?

Sistostomi adalah suatu metode diversi/pengalihan saluran urin dari kandung kemih ke luar tubuh melalui selang kateter di perut bagian bawah. Sistostomi perkutan dilakukan pada kondisi kandung kemih yang penuh (retensi urin), dan pemasangan kateter dari uretra tidak memungkinkan akibat berbagai kondisi/penyakit yang menyertai. Sistostomi perkutan bisa dilakukan menggunakan alat sekali pakai (disposable cystostomy set) atau menggunakan trocar dan kateter foley.

Kapan perlu dilakukan Sistostomi Perkutan?

Sistostomi perkutan dilakukan pada kondisi kandung kemih penuh, sementara saluran uretra tidak dapat dilalui kateter. Sebagai contoh kasus pada kasus ruptur uretra atau striktur uretra, aliran urin dialihkan sementara melalui kateter di perut bawah (di atas tulang kemaluan/supra pubik). Syarat dari sistostomi perkutan adalah buli haruslah penuh dan teraba, serta tidak ada perubahan anatomi dari kandung kemih (misalnya bekas operasi kandung kemih, robekan kandung kemih, atau ruptur uretra posterior dimana posisi kandung kemih sulit dievaluasi). Pada kondisi kandung kemih tidak teraba atau perubahan anatomi, alternatifnya dilakukan sistostomi suprapubik secara bedah terbuka (open cystostomy).

Bagaimana prosedur sistostomi perkutan?

Sistostomi perkutan biasanya dilakukan dengan pembiusan lokal (daerah luka diberi penghilang nyeri lokal dengan suntikan di daerah luka). Pasien posisi berbaring dengan memastikan kandung kemih penuh (bisa dengan pemeriksaan fisik maupun USG). Dibuat luka dengan ukuran 0.5 – 1 cm, di kulit bawah perut hingga menembus lapisan fasia rekti (lapisan pelapis otot). Kemudian trocar (alat untuk menembus ke kandung kemih) dimasukkan ke kandung kemih dengan cara memutar secara perlahan. Bila telah masuk ke kandung kemih akan terlihat urine keluar. Halfslot ditinggalkan dan kateter dimasukkan ke kandung kemih. Bila menggunakan kateter foley, balon kateter diisi dengan air agar kateter tidak terlepas. Bila menggunakan disposable cystostomy set (tanpa balon fiksasi), kateter dijahitkan ke kulit agar tidak terlepas. Kateter disambungkan ke kantong penampung urin.

Apa yang diharapkan setelah tindakan?

Pasien biasanya bisa pulang segera setelah tindakan. Pasien perlu menjaga agar luka di sekitar kateter tetap bersih. Kateter sistostomi biasanya perlu diganti setiap 2 minggu sekali. Pada permasalahan saluran kemih bawah (misalnya striktur uretra), perlu dilakukan foto khusus yakni Uretrografi ataupun bipolar voiding cystouretrografi/BVCUG (foto X-Ray dengan memberikan kontras dari kandung kemih (melalui kateter sistostomi) dan dari uretra, dengan tujuan mengetahui anatomi tempat kelainan. Pada kondisi tertentu BVCUG perlu ditunda 6-12 minggu setelah operasi utamanya pada kasus ruptur uretra yang disertai trauma tulang pelvik. Tindakan operasi berikutnya sangat bergantung dengan hasil temuan pemeriksaan lanjutan pasca tindakan sistostomi.

Kapan harus kontrol lebih cepat atau ke UGD?

Bila urin tidak keluar ke selang disertai rasa nyeri pada perut bawah (retensi urin). Kemungkinan ada sumbatan pada kateter. Pasien juga perlu segera ke RS bila tampak ada darah/nanah keluar bercampur urin ataupun di sekitar luka operasi. Bila ada gejala demam menggigil sebaiknya pasien juga ke UGD atau kontrol lebih cepat untuk mengevaluasi adanya infeksi saluran kemih terkait kateter.

Demikian informasi praktis mengenai tindakan sistostomi perkutan. Bila ada pertanyaan lebih lanjut dapat mengontak kami melalui email atau komentar. Diskusikan permasalahan urologi dengan dokter spesialis urologi anda. Salam sehat.


Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter.  Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan hubungi dokter spesialis urologi terdekat.
Udiyana Indradiputra
Udiyana Indradiputra
Dokter Spesialis Urologi di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. Founder dan Content Creator situs urologis.com

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar anda
Tuliskan nama anda di sini

- Advertisement -spot_img

ARTIKEL POPULER