27.2 C
Indonesia
Monday, April 20, 2026
spot_imgspot_imgspot_img

Goserelin Acetate: Terapi Hormonal Injeksi pada Kanker Prostat

Obat apakah Goserelin Acetate?

Goserelin adalah terapi hormon yang sering digunakan pada pasien kanker prostat. Kanker prostat bergantung pada hormon testosteron pria untuk pertumbuhannya. Jika jumlah testosteron berkurang, perkembangan kanker prostat dapat diperlambat dan ukuran kanker dapat mengecil. Goserelin diklasifikasikan sebagai agonis leutinizing hormone releasing hormone (LHRH). Agonis LHRH bekerja dengan memberi sinyal pada kelenjar pituitari yang terletak di otak untuk berhenti memproduksi hormon leutinisasi (leutinizing hormone/LH), yang (pada pria) merangsang testis untuk melepaskan testosteron dan (pada wanita) merangsang ovarium untuk melepaskan estrogen. Obat tersebut tidak memiliki efek langsung pada kanker, hanya pada testis atau ovarium. Berkurangnya testosteron (pada pria) diharapkan dapat mengganggu pertumbuhan sel kanker yang bergantung pada testosteron misalnya kanker prostat.

Dalam pengobatan kanker prostat, agonis LHRH sering digunakan bersama dengan obat anti-androgen (misalnya Bicalutamide). Anti-androgen adalah zat yang menghalangi efek testosteron. Nama dagang dari Goserelin adalah Zoladex.

Apa Indikasi Pemberian Goserelin Acetate?

Pada kasus keganasan urologi, Goserelin biasanya digunakan pada kanker prostat terutama yang telah mengalami metastasis (penyebaran kanker keluar dari prostat. Pada kasus non urologi Goserelin juga bisa diberikan pada pasien kanker payudara dan endometriosis.

Bagaimana Dosis dan Cara Penggunaan Goserelin Acetate?

Penggunaan Goserelin bergantung sediaan (injeksi bulanan dan 3 bulanan). Untuk sediaan bulanan dapat diberikan 3,6 mg subkutan (di bawah kulit) setiap 28 hari. Sedangkan pada sediaan 3 bulanan adalah 10,8 mg subkutan tiap 12 minggu. Biasanya disuntikkan di daerah perut sekitar pusar.

Apa yang Harus Diperhatikan Sebelum Penggunaan Goserelin Acetate pada Kanker Prostat?

Sebelum memulai pengobatan Goserelin, pastikan telah berdiskusi dengan dokter tentang obat lain yang digunakan (termasuk obat resep, obat bebas, vitamin, obat herbal, dll.). Hindari penggunaan aspirin,atau produk sejenis kecuali dokter secara khusus mengizinkannya. Pastikan bahwa sebelum penggunaan obat ini pasien tidak mengalami permasalahan jantung atau gangguan irama jantung. Pemeriksaan darah lengkap (CBC) serta fungsi organ lain (seperti ginjal dan hati) sebelum dan setelah menggunakan goserelin, biasanya akan dilakukan untuk memantau risiko efek samping dan memeriksa respons terhadap terapi.

Goserelin dapat menyebabkan kerusakan janin apabila diberikan kepada wanita hamil. Obat ini tidak boleh diberikan kepada wanita hamil atau wanita yang ingin hamil. Gunakan metode kontrasepsi seperti kondom saat pria menggunakan Goserelin (belum terdapat informasi apakah Goserelin dapat masuk tubuh saat berhubungan seksual, namun pencegahan direkomendasikan).

Bagaimana Cara Penyimpanan Goserelin Acetate?

Goserelin sebaiknya tetap disimpan dalam kemasan. Jangan disimpan pada suhu lebih dari 25 derajat Celcius. Jauhkan dari jangkauan anak-anak, ibu hamil dan menyusui.

Apa Efek Samping yang Mungkin Ditemukan pada Penggunaan Goserelin Acetate?

Goserelin dalam 2 minggu pertama pengobatan dapat menyebabkan peningkatan kadar testosteron dalam darah. Ketika digunakan pada kanker prostat, “tumor flare” yang dihasilkan dapat menyebabkan peningkatan nyeri tulang sementara, pembengkakan prostat yang menghalangi aliran urin atau pembengkakan di sekitar tumor di tulang belakang yang menyebabkan kompresi saraf tulang belakang. Jika pasien menemukan peningkatan kelemahan, mati rasa atau kesemutan di lengan atau kaki, atau kesulitan buang air kecil, segera mencari pertolongan medis.

Efek samping berikut adalah umum terjadi (lebih dari 30% pasien yang memakai goserelin) antara lain: Hot flashes, penurunan gairah seksual/libido, ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi (impotensi/disfungsi ereksi).
Efek samping lain yang yang kurang umum (terjadi pada sekitar 10-29%) pada pasien yang menerima goserelin antara lain: Sakit kepala, pembesaran payudara (ginekomastia), depresi, dan ruam kulit.

Efek samping yang jarang tetapi signifikan mungkin termasuk masalah jantung seperti gangguan irama jantung, gagal jantung kongestif atau serangan jantung (<5%). Pastikan bahwa sebelum penggunaan obat ini pasien tidak mengalami permasalahan jantung atau gangguan irama jantung.

Alergi pada Goserelin jarang ditemukan. Namun bila menemukan reaksi alergi (misalnya gatal, bentol kemerahan kulit, pembengkakan bibir dan kelopak mata, atau gejala sesak) segera mencari pertolongan dokter atau ke unit gawat darurat untuk penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi praktis mengenai obat Goserelin Acetate. Bila ada pertanyaan lebih lanjut dapat mengontak kami melalui email atau komentar. Diskusikan permasalahan urologi dengan dokter spesialis urologi anda. Salam sehat.


Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan konsultasi ke dokter spesialis urologi terdekat.
Udiyana Indradiputra
Udiyana Indradiputra
Dokter Spesialis Urologi di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. Founder dan Content Creator situs urologis.com

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar anda
Tuliskan nama anda di sini

- Advertisement -spot_img

ARTIKEL POPULER