Obat Apakah Solifenacin Succinate?
Solifenacin suksinat adalah obat yang digunakan pada kondisi kandung kemih overaktif (Overactive Bladder). Solifenacin termasuk dalam kelompok
antikolinergik. Obat ini memungkinkan pasien untuk menunggu lebih lama sebelum harus kembali berkemih dan meningkatkan jumlah urin yang
dapat ditahan oleh kandung kemih. Nama dagang Solifenacin Succinate adalah Vesicare.
Apa indikasi pemberian Solifenacin Succinate?
Solifenacin suksinat digunakan untuk mengobati gejala kandung kemih terlalu aktif (overactive bladder). Gejalanya meliputi antara lain memiliki keinginan yang kuat dan tiba-tiba untuk buang air kecil tanpa peringatan sebelumnya, sering mengompol (inkontinensia) atau mengompol karena tidak bisa ke kamar mandi tepat waktu.
Bagaimana Dosis dan Cara Penggunaan Solifenacin Succinate?
Dosis yang dianjurkan adalah 5 mg per hari, kecuali jika dokter menyarankan untuk mengonsumsi 10 mg per hari. Pada pasien dengan penyakit hati atau ginjal tidak boleh mengonsumsi lebih dari 5 mg per hari. Tablet dapat ditelan seluruhnya dengan sedikit cairan, jangan dikunyah atau dihancurkan. Obat ini dapat diberikan sebelum maupun setelah makan.
Apa yang Perlu Diperhatikan pada Penggunaan Obat Solifenacin Succinate?
Sebelum memulai penggunaan Solifenacin suksinat, perlu dilakukan penilaian apakah ada penyebab lain dari sering buang air kecil (misalnya gagal jantung atau penyakit ginjal). Jika pasien terbukti memiliki riwayat infeksi saluran kemih, pemberian antibiotik sebelum penggunaan Solifenacin sangat direkomendasikan.
Diskusikan dengan dokter sebelum mengonsumsi Solifenacin suksinat apabila ada keluhan atau kondisi penyakit tertentu, misalnya mengalami kesulitan mengosongkan kandung kemih (obstruksi kandung kemih) atau kesulitan buang air kecil. Kondisi seperti ini akan meningkatkan risiko penumpukan urin di kandung kemih (retensi urin). Pada pasien yang memiliki riwayat gangguan pada sistem pencernaan (misalnya konstipasi), pasien berisiko mengalami perlambatan sistem pencernaan yang berakibat memperparah gejala konstipasi.
Pada pasien yang menderita penyakit ginjal berat, penyakit hati sedang, dan pasien yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang dikenal sebagai inhibitor CYP3A4 (misalnya Ketoconazole ) dapat mengalami peningkatan kadar Solifenacin dalam darah sehingga perlu dipertimbangkan terlebih dahulu penggunaannya.
Selain itu pada pasien yang memiliki gangguan saraf (neuropati otonom), gangguan irama jantung (pada pemeriksaan EKG) atau memiliki kadar kalium rendah dalam darah sebaiknya mendiskusikan dengan dokter sebelum penggunaan obat
Solifenacin suksinat dimulai.
Bagaimana Cara Penyimpanan Obat Solifenacin Succinate?
Solifenacin sebaiknya disimpan di tempat tertutup. Hindari tempat yang lembab atau terkena sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Apa saja Efek Samping yang Bisa Ditimbulkan oleh Obat Solifenacin Succinate?
Solifenacin Succinate seperti jenis obat lain juga dapat memberikan efek samping meskipun tidak terjadi pada semua penggunanya. Solifenacin suksinat dapat menyebabkan efek samping yang sangat umum (dapat mempengaruhi lebih dari 1 dari 10 orang), yakni mulut dan tenggorokan terasa kering. Gejala efek samping lain yang umum terjadi antara lain penglihatan kabur, gangguan pencernaan dengan gejala seperti perut penuh, sakit perut, bersendawa, mual dan mulas (dispepsia).
Sedangkan efek samping yang jarang (dapat mempengaruhi hingga 1 dari 100 orang) antara lain infeksi saluran kemih dengan tanda-tanda seperti nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil, sakit punggung, urin keruh atau darah dalam urin, dan kesulitan buang air kecil. Selain itu dapat timbul gejala mengantuk, gangguan indera perasa (disgeusia), halusinasi, kebingungan (terutama pada orang tua). Reaksi alergi sangat jarang ditemukan, namun bila menemukan gejala tersebut (gatal, bentol kemerahan, bengkak pada bibir dan kelopak mata, sesak) segera mencari pertolongan dokter atau unit gawat darurat untuk mendapat penanganan segera.
Demikian informasi praktis mengenai obat Solifenacin. Bila ada pertanyaan lebih lanjut dapat mengontak kami melalui email atau komentar. Diskusikan permasalahan urologi dengan dokter spesialis urologi anda. Salam sehat.
Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan konsultasi ke dokter spesialis urologi terdekat.




