21.8 C
Indonesia
Thursday, January 15, 2026
spot_imgspot_imgspot_img

Sunat (Sirkumsisi)

Apa Itu Sirkumsisi?

Sirkumsisi atau sunat adalah prosedur medis untuk mengangkat kulup (kulit yang menutupi kepala penis). Prosedur ini telah dilakukan sejak ribuan tahun lalu dan masih menjadi praktik umum di berbagai budaya dan agama, termasuk di Indonesia.

Selain alasan keagamaan atau budaya, sirkumsisi juga dilakukan atas dasar medis untuk menjaga kesehatan.


Kapan Sirkumsisi Perlu Dilakukan?

Sirkumsisi bisa dilakukan pada usia berapa saja, dari bayi baru lahir hingga pria dewasa. Beberapa indikasi medissirkumsisi antara lain:

  • Fimosis: Kulup tidak bisa ditarik ke belakang karena terlalu sempit.
  • Balanitis berulang: Radang pada kepala penis akibat infeksi berulang.
  • Parafimosis: Kulup terjebak di belakang kepala penis dan tidak bisa dikembalikan ke posisi semula.
  • Kebersihan: Untuk mempermudah perawatan dan kebersihan alat kelamin, terutama pada orang dengan kesulitan menjaga higienitas.

Kapan Sirkumsisi Tidak Disarankan?

Walaupun relatif aman, sirkumsisi sebaiknya ditunda atau tidak dilakukan jika:

  • Anak atau pasien memiliki kelainan bawaan pada penis, sepertiย hipospadiaย (lubang kencing tidak pada ujung penis).
  • Terdapat gangguan pembekuan darah (misalnya hemofilia).
  • Kondisi kesehatan umum pasien tidak memungkinkan dilakukan tindakan (misalnya sedang infeksi sistemik berat).

Bagaimana Prosedurnya Dilakukan?

Saat ini, terdapat beberapa teknik sirkumsisi yang bisa dipilih, tergantung usia, kondisi medis, dan fasilitas kesehatan:

  1. Teknik Konvensional (Bedah Biasa)
    Menggunakan pisau bedah untuk memotong kulup secara manual, lalu dijahit. Teknik yang digunakan bisa Dorsal Slit, Sleeve, ataupun Guilotine (sebaiknya dikerjakan oleh ahli dan berpengalaman untuk mencegah komplikasi pada glans penis)
  2. Klem (seperti Alisclamp atau Smartklamp)
    Kulup dijepit dengan alat khusus, lalu dipotong tanpa dijahit. Proses lebih cepat dan minim perdarahan.
  3. Laser (Elektrokauter atau Cauter)
    Menggunakan panas untuk memotong kulup. Proses cepat dan perdarahan minimal.
  4. Stapler Circumcision (biasanya pada dewasa)
    Alat otomatis yang memotong dan menjepit luka secara bersamaan, lebih sering dipakai untuk orang dewasa.

Apakah Ada Risiko atau Komplikasi?

Meskipun umumnya aman, sirkumsisi tetap bisa menimbulkan komplikasi, terutama jika dilakukan tanpa standar medis yang baik. Beberapa komplikasi yang bisa terjadi:

  • Perdarahan
  • Infeksi luka
  • Nyeri berkepanjangan
  • Luka tidak sembuh sempurna
  • Kelainan bentuk penis akibat teknik yang salah
  • Jaringan parut berlebih (keloid)
  • amputasi penis (risiko meningkat terutama jika menggunakan teknik forcep guided oleh operator yang kurang berpengalaman)

Apa yang Perlu Diperhatikan Setelah Sunat?

Perawatan setelah sirkumsisi sangat penting agar luka cepat sembuh dan mencegah komplikasi. Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Jaga kebersihan lukaย dan ganti perban secara teratur sesuai anjuran dokter.
  • Hindari aktivitas berat dan bersepeda sampai luka benar-benar sembuh.
  • Gunakan celana longgarย untuk mengurangi gesekan.
  • Konsumsi obatย (seperti antibiotik atau penghilang nyeri) sesuai resep.
  • Hubungi dokter jika ada tanda infeksi seperti bengkak berlebih, keluar nanah, atau demam.

Kesimpulan

Sirkumsisi adalah tindakan medis yang cukup umum dan memiliki banyak manfaat, baik secara kebersihan maupun kesehatan. Namun, seperti prosedur medis lainnya, tindakan ini sebaiknya dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan oleh tenaga kesehatan profesional. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter sebelum memutuskan untuk melakukan sirkumsisi, terutama jika berkaitan dengan kondisi medis tertentu.

Demikian informasi praktis mengenai tindakan sunat. Apa bila ada pertanyaan lebih lanjut dapat mengontak kami melalui email atau komentar. Diskusikan permasalahan urologi dengan dokter spesialis urologi anda. Salam sehat.

Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan konsultasi ke dokter spesialis urologi terdekat.
Udiyana Indradiputra
Udiyana Indradiputra
Dokter Spesialis Urologi di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. Founder dan Content Creator situs urologis.com

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar anda
Tuliskan nama anda di sini

- Advertisement -spot_img

ARTIKEL POPULER