Apa itu Hidrokelektomi?
Hidrokelektomi adalah operasi untuk mengangkat kantong hidrokel dari dalam skrotum. Kantong hidrokel yang perlu diangkat kadang ukurannya kecil, namun juga bisa sangat besar, bergantung lama kondisi tersebut. Pada sebagian besar kasus hidrokel funikulus, kantong hidrokel bisa diangkat secara utuh (in toto). Namun pada kasus hidrokel testis, biasanya tidak bisa diambil utuh sehingga perlu tindakan tambahan untuk mencegah berulangnya akumulasi cairan.
Apa indikasi tindakan Hidrokelektomi?
Tidak semua kasus hidrokel perlu dilakukan tindakan operasi. Biasanya operasi dipertimbangkan bila Hidrokel terlalu besar dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Hidrokelektomi, khususnya dengan luka pada skrotum dilakukan pada pasien dengan hidrokel non komunikan. Untuk Hidrokel komunikan tempat lukanya akan berbeda, yakni di daerah inguinal.
Bagaimana Prosedur Hidrokelektomi?
Pasien membutuhkan pembiusan baik sebagian maupun total. Kulit skrotum kemudian dibersihkan, jika perlu rambut pada skrotum dicukur terlebih dahulu. Skrotum kemudian diinsisi, dibuka lapis demi lapis hingga terekspose kantong hidrokel. Bila tipe hidrokel funikulus, biasanya bisa diambil secara utuh. Namun pada kasus Hidrokel Testis biasanya harus dilakukan tindakan tambahan untuk mencegah berulangnya hidrokel. Teknik tersebut bisa teknik Jaboulay (memotong dan membalik posisi kantung hidrokel dan menjahit disekitar funikulus) maupun Lord (pelipatan kantong hidrokel/plikasi). Setelah memastikan tidak ada perdarahan, skrotum kemudian dijahit dengan benang yang bisa diserap. Pada kondisi tertentu (ukuran hidrokel yang besar, disertai infeksi, ataupun dicurigai adanya sisa perdarahan), akan dipertimbangkan untuk dipasang saluran drainase.
Apa yang diharapkan setelah operasi?
Setelah operasi pasien biasanya memerlukan perawatan di rumah sakit satu hingga dua hari (tergantung kondisi pasien dan tipe pembiusan). Jika terpasang drain akan dilepas sebelum pasien pulang.Pasien diharapkan menjaga kebersihan dari skrotum dan daerah sekitar luka operasi. Untuk memberikan rasa nyaman, penggunaan celana dalam dapat disarankan (mengangkat skrotum dan testis sehingga mengurangi nyeri).
Kapan perlu ke UGD atau kontrol lebih cepat?
Pada kondisi hidrokel yang sangat besar sangat berisiko terjadi perdarahan dan hematom (gumpalan darah). Apabila terdapat rembesan darah pada luka operasi segera ke dokter. Apabila luka muncul rembesan nanah atau rasa nyeri hebat di sertai demam di skrotum segeralah kontrol atau ke UGD untuk evaluasi dan penanganan infeksi.
Demikian informasi praktis mengenai tindakan Hidrokelektomi. Bila ada pertanyaan lebih lanjut dapat mengontak kami melalui email atau komentar. Diskusikan permasalahan urologi dengan dokter spesialis urologi anda. Salam sehat.
Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan konsultasi ke dokter spesialis urologi terdekat.




