27.4 C
Indonesia
Thursday, April 2, 2026
spot_imgspot_imgspot_img

Operasi Tumor Testis: Radical Orchiectomy (Inguinal Orchidectomy)

Apa itu Radical Orchiectomy (Inguinal Orchidectomy)?

Radical orchiectomy adalah operasi untuk mengangkat testis bersama tumornya melalui luka insisi di inguinal (perut bawah dekat lipatan paha).

Kapan tindakan radical orchiectomy direkomendasikan?

Tindakan ini direkomendasikan pada pasien dengan tumor pada testis. Tujuannya adalah untuk mengontrol pembuluh darah dan limfe dari dan menuju testis di funikulus yang terletak di inguinal sebelum manipulasi testis. Sehingga diharapkan tidak terjadi penyebaran tumor saat dilakukan manipulasi maupun pengangkatan testis.

Bagaimana prosedur Radical Orchiectomy?

Pasien memerlukan pembiusan pada tindakan ini, baik bius sebagian maupun bius total. Setelah dilakukan pembersihan daerah inguinal, kemudian dilakukan insisi sekitar 5 cm (bisa diperlebar tergantung ukuran tumor). Luka diperdalam dan membuka kanal inguinal sebelum menemukan funikulus spermatikus. jika masih ragu apakah tumor yg ditemukan ganas/tidak dapat dilakukan penjepitan pembuluh darah dengan klem khusus vaskuler, sehingga tidak mencederai pembuluh darah dan tetap dapat menghentikan aliran darah sementara ke dan dari testis. Testis kemudian dikeluarkan dan dievaluasi. Jika perlu dilakukan Potong beku (Frozen Section) bekerja sama dengan bagian patologi anatomi mengevaluasi kecurigaan sel ganas. Jika diputuskan diangkat, Funikulus spermatikus kemudian diikat dan dipotong. Testis yang telah diangkat kemudian dikirim ke laboratorium Patologis Anatomi untuk dianalisis histopatologi. Setelah memastikan tidak terdapat perdarahan, luka operasi kemudian dijahit lapis demi lapis hingga kulit. krim antibiotik bisa diberikan sebelum penutupan luka operasi.

Apa yang diharapkan setelah operasi?

Pasien biasanya bisa pulang 1-2 hari setelah operasi. Pastikan untuk menjaga kebersihan luka operasi. Seringkali pasien juga perlu pemeriksaan Tumor Marker (penanda tumor) serial melalui pemeriksaan darah yakni alpha fetoprotein (AFP), beta Hcg, dan Lactate Dehydrogenase (LDH). Hasil patologi anatomi biasanya keluar 5-7 hari setelah operasi. Pastikan membawa hasil pemeriksaan patologi anatomi tersebut saat kontrol untuk tatalaksana lanjutan tumor testis.

Kapan perlu kontrol lebih cepat atau ke IGD?

Pasien disarankan untuk kontrol lebih cepat apabila terjadi pembengkakan pada kantong zakar yang berisi cairan setelah operasi. Kemungkinan dapat terjadi penumpukan darah atau nanah pada daerah skrotum. Hal ini memerlukan penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi praktis mengenai tindakan Radical Orchiectomy. Bila ada pertanyaan lebih lanjut dapat mengontak kami melalui email atau komentar. Diskusikan permasalahan urologi dengan dokter spesialis urologi anda. Salam sehat.


Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter.  Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan konsultasi ke dokter spesialis urologi terdekat.
Udiyana Indradiputra
Udiyana Indradiputra
Dokter Spesialis Urologi di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. Founder dan Content Creator situs urologis.com

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar anda
Tuliskan nama anda di sini

- Advertisement -spot_img

ARTIKEL POPULER