28.1 C
Indonesia
Thursday, April 2, 2026
spot_imgspot_imgspot_img

Biopsi Kandung Kemih

Apa itu biopsi kandung kemih?

Biopsi kandung kemih adalah suatu prosedur urologi untuk mengambil jaringan kandung kemih yang dicurigai suatu malignansi/keganasan atau untuk membedakan suatu lesi di kandung kemih apakah suatu peradangan kronis dll.

Kapan tindakan biopsi kandung kemih diperlukan?

Biopsi kandung kemih dilakukan untuk mengambil jaringan yang dicurigai ganas untuk evaluasi patologi (mikroskop) atau untuk apakah massa/tumor yang ditemukan ganas atau sebuah peradangan.

Bagaimana prosedur tindakan biopsi kandung kemih?

Tindakan ini memerlukan pembiusan, baik bius sebagian ataupun total. Prosedur tindakan ini sejalan dengan tindakan sistoskopi. Alat dengan kamera akan dimasukkan melalui lubang uretra hingga masuk ke kandung kemih. Kandung kemih kemudian dievaluasi diseluruh permukaannya mencakup muara ureter dan prostat untuk mengevaluasi adanya massa/tumor. Pada RS yang memiliki fasilitas pencahayaan diagnostik penunjang canggih, misalnya Narrow Band Imaging ataupun Photodynamic Diagnostic yang memungkinkan gambaran kelainan di buli (utamanya kanker) terlihat mencolok dapat memanfaatkannya untuk evaluasi lebih baik. Tumor/kelainan yang ditemukan lalu diambil menggunakan forsep/grasper, cold cup biopsy forcep atau kalau perlu sekaligus dilakukan reseksi tumor buli (TURBT). Bila setelah biopsi ditemukan perdarahan dari daerah biopsi perlu dilakukan koagulasi daerah yg perdarahan (fulgurasi /cystodiathermi) untuk mencegah terbentuknya gumpalan darah/klot di dalam kandung kemih. Pada perdarahan ringan kadang cukup dilakukan pemasangan kateter 3 jalur disertai irigasi dengan cairan saline.

Apa yang diharapkan setelah tindakan?

Setelah tindakan pasien mungkin perlu menggunakan kateter sampai urine berwarna jernih tanpa irigasi, lalu kateter akan dilepas. Pasien mungkin akan merasakan gejala berkemih hingga 1-2 minggu pasca tindakan. Sebaiknya pasien tidak mengangkat beban berat ataupun mengedan selama masa penyembuhan terutama bila pasien dicurigai tumor buli yang mudah berdarah untuk mencegah timbulnya hematuria. Pasien kemungkinan harus menunggu 5-7 hari untuk mengetahui hasil pemeriksaan patologi anatomi dari jaringan yang diambil saat biopsi.

Kapan pasien harus kontrol lebih cepat atau ke UGD?

Pasien sebaiknya segera mencari pertolongan medis apabila:

  • Nyeri hebat pada perut bawah disertai gross hematuria (BAK merah pekat), dengan kecurigaan adanya gumpalan darah di dalam kandung kemih.
  • BAK berwarna keruh pekat disertai gejala infeksi saluran kemih dan
  • Demam menggigil menandakan adanya infeksi sistemik.

Demikian informasi praktis mengenai tindakan biopsi kandung kemih. Bila ada pertanyaan lebih lanjut dapat mengontak kami melalui email atau komentar. Diskusikan permasalahan urologi dengan dokter spesialis urologi anda. Salam sehat.


Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter.  Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan hubungi dokter spesialis urologi terdekat
Udiyana Indradiputra
Udiyana Indradiputra
Dokter Spesialis Urologi di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. Founder dan Content Creator situs urologis.com

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar anda
Tuliskan nama anda di sini

- Advertisement -spot_img

ARTIKEL POPULER