27.2 C
Indonesia
Monday, April 20, 2026
spot_imgspot_imgspot_img

Torsio Testis (Testis Terpuntir)

Definisi

Torsio testis adalah keadaan darurat urologi yang terjadi akibat terpuntirnya korda spermatika, sehingga mengganggu aliran darah ke testis. Kondisi ini dapat menyebabkan iskemia dan nekrosis testis jika tidak ditangani dengan cepat. Torsio testis paling sering terjadi pada remaja laki-laki, terutama usia 12–18 tahun, tetapi bisa juga terjadi pada usia yang lebih muda maupun dewasa.


Patofisiologi

Torsio terjadi ketika testis berputar pada sumbu korda spermatika, menyebabkan obstruksi vena, lalu arteri. Tipe paling umum adalah intratunica vaginalis torsion, seringkali dikaitkan dengan deformitas “bell-clapper”, di mana testis menggantung bebas dan mudah berputar dalam skrotum.


Gambaran Klinis

Gejala utama:

  • Nyeri hebat mendadak di skrotum
  • Pembengkakan skrotum
  • Mual dan muntah
  • Posisi testis lebih tinggi dan horizontal
  • Tidak adanya refleks kremasterik pada sisi yang terkena (salah satu tanda khas)

Diagnosis

Torsio testis adalah diagnosis klinis dan tidak boleh menunda tindakan bedah bila gejalanya kuat.

Pemeriksaan Penunjang:

  • Doppler USG skrotum: untuk menilai aliran darah ke testis. Hasil normal tidak sepenuhnya menyingkirkan torsio bila klinis kuat.
  • Radionuklid scanning: jarang digunakan karena tidak praktis dalam kondisi darurat.

Penatalaksanaan

Prinsip utamaIntervensi bedah segera (dalam waktu <6 jam sejak onset gejala).

  • Detorsi manual: dilakukan jika tidak tersedia fasilitas operasi segera, dengan arah “open book” (memutar testis ke lateral).
  • Orkiepeksi bilateral: fiksasi testis ke skrotum dilakukan untuk mencegah kekambuhan, baik pada testis yang terkena maupun yang sehat.
  • Orkiektomi: dilakukan jika testis sudah nekrotik.

Prognosis

Prognosis sangat bergantung pada waktu tindakan:

  • <6 jam: kemungkinan penyelamatan testis >90%
  • 12 jam: kemungkinan menurun drastis hingga <20%
  • 24 jam: biasanya testis tidak dapat diselamatkan

Kesimpulan

Torsio testis adalah kondisi gawat darurat urologi yang memerlukan diagnosis cepat dan tindakan segera. Penundaan dapat menyebabkan kehilangan testis dan menurunkan fertilitas di masa depan. Edukasi kepada pasien dan tenaga kesehatan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan mempercepat penanganan.

Penting bagi masyarakat, terutama pria muda, untuk mengenali tanda-tanda torsio testis dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan. Ini termasuk tidak mengabaikan nyeri yang tiba-tiba dan parah di area skrotum, serta segera mencari perawatan medis jika gejala tersebut muncul. Kesadaran akan kondisi ini dapat membantu mencegah dampak jangka panjang yang mungkin terjadi pada kesehatan reproduksi dan kesuburan pria.


Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter.  Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan konsultasi ke dokter spesialis urologi terdekat. 
Udiyana Indradiputra
Udiyana Indradiputra
Dokter Spesialis Urologi di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. Founder dan Content Creator situs urologis.com

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar anda
Tuliskan nama anda di sini

- Advertisement -spot_img

ARTIKEL POPULER