Obat Apakah Phenazopyridine HCl?
Phenazopyridine adalah obat yang ketika diekskresikan oleh ginjal ke dalam urin, memiliki efek analgesik (anti nyeri) lokal pada saluran kemih. Obat ini sering digunakan untuk membantu mengatasi nyeri dan iritasi yang disebabkan oleh infeksi saluran kemih, operasi, atau cedera pada saluran kemih. Obat ini termasuk golongan Diaminopiridin yang memiliki efek analgesik topikal pada lapisan mukosa saluran kemih.
Apa Indikasi Pemberian Phenazopyridine HCl?
Phenazopyridine dapat digunakan sebagai pereda nyeri pada saluran kemih bawah utamanya kandung kemih dan uretra. Phenazopyridine digunakan untuk mengobati gejala berkemih seperti rasa nyeri atau terbakar, peningkatan buang air kecil, dan peningkatan keinginan untuk buang air kecil. Gejala ini dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih (misalnya Sistitis), cedera kandung kemih atau uretra, pembedahan, pemasangan kateter, atau kondisi lain yang mengiritasi kandung kemih. Phenazopyridine akan mengobati gejala berkemih, tetapi obat ini tidak akan mengobati infeksi saluran kemih. Pada kondisi infeksi saluran kemih, kombinasi dengan antibiotik tetap direkomendasikan.
Bagaimana Dosis dan Penggunaan Phenazopyridine HCl?
Dosis pemberian Phenazopyridine pada pasien dewasa adalah 200 mg, tiga kali sehari. Jika dikombinasi dengan antibiotik maksimal diberikan selama dua hari (jangan gunakan lebih dari dua hari kecuali direkomendasikan oleh dokter). Minum air yang cukup saat menggunakan Phenazopyridine. Phenazopyridine sebaiknya diminum setelah makan.
Apa yang Perlu Diperhatikan pada Penggunaan Phenazopyridine HCl?
Phenazopyridine dapat menggelapkan warna urin menjadi warna oranye atau merah. Efek ini normal dan tidak berbahaya. Air seni yang gelap juga dapat menyebabkan noda pada pakaian dalam yang permanen. Phenazopyridine juga dapat secara permanen menodai lensa kontak, maka sebaiknya tidak menggunakan lensa kontak saat minum obat ini. Selain itu, obat ini dapat menyebabkan hasil yang tidak normal pada tes urin (urinalisis). Informasikan kepada dokter bila sedang menggunakan Phenazopyridine.
Pasien tidak boleh menggunakan Phenazopyridine jika alergi terhadap obat ini. Pasien dengan penyakit ginjal berat (CrCl < 50) tidak disarankan menggunakan obat ini. Untuk memastikan Phenazopyridine aman untuk digunakan, diskusikan dengan dokter jika memiliki penyakit hati, diabetes atau defisiensi enzim genetik yang disebut defisiensi glucose 6 phosphate dehydrogenase (G6PD).
Kategori keamanan penggunaan pada kehamilan Obat Phenazopyridine adalah FDA B. Namun, sebaiknya jangan menggunakan obat ini tanpa saran dokter jika sedang hamil. Belum diketahui apakah Phenazopyridine masuk ke dalam ASI atau apakah dapat membahayakan bayi yang minum ASI tersebut. Sebaiknya jangan menggunakan obat ini tanpa anjuran dokter jika sedang menyusui bayi.
Obat lain dapat berinteraksi (memperkuat atau memperlemah) dengan Phenazopyridine, termasuk obat resep, obat bebas, vitamin, dan produk suplemen herbal. Diskusikan dengan dokter tentang semua obat yang digunakan sekarang sebelum menggunakan Phenazopyridine.
Bagaimana Penyimpanan Obat Phenazopyridine HCl?
Sebaiknya Phenazopyridine disimpan pada suhu kamar, hindari kelembaban, dan cahaya matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Apa Saja Efek Samping yang Bisa Terjadi pada Penggunaan Phenazopyridine HCl?
Phenazopyridine dapat menyebabkan beberapa efek samping (tidak terjadi pada semua pengguna). Efek samping yang umum terjadi antara lain sakit kepala dan pusing. Hentikan menggunakan Phenazopyridine dan segera hubungi dokter bila menemukan gejala berikut: sedikit atau tidak buang air kecil (Anuria), kebingungan, kehilangan nafsu makan, nyeri di sisi tubuh, demam, kulit pucat atau menguning, sakit perut, mual dan muntah, atau lebam pada kulit. Jika didapatkan tanda-tanda reaksi alergi berikut: gatal-gatal, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan atau sulit bernapas segera ke unit gawat darurat untuk mendapatkan penanganan segera.
Demikian informasi praktis mengenai obat Phenazopyridine HCl. Bila ada pertanyaan lebih lanjut dapat mengontak kami melalui email atau komentar. Diskusikan permasalahan urologi dengan dokter spesialis urologi anda. Salam sehat.
Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan konsultasi ke dokter spesialis urologi terdekat.




