27.2 C
Indonesia
Thursday, April 16, 2026
spot_imgspot_imgspot_img

Penis Patah (Fraktur Penis)

Apa Itu Fraktur Penis?
Meskipun terdengar mustahil karena penis tidak memiliki tulang, fraktur penis adalah kondisi medis nyata dan serius. Fraktur penis terjadi ketika ada robekan pada tunica albuginea, yaitu lapisan jaringan keras yang membungkus batang penis. Cedera ini biasanya terjadi saat ereksi, terutama karena tekanan atau benturan mendadak—misalnya saat berhubungan seksual dengan posisi yang tidak aman.


Bagaimana Fraktur Penis Terjadi?
Penyebab paling umum adalah trauma saat ereksi, misalnya:

  • Hubungan seksual yang terlalu agresif atau dengan posisi yang salah
  • Penis terbentur saat berpindah posisi
  • Cedera akibat membengkokkan penis yang sedang ereksi

Saat fraktur terjadi, penderita biasanya akan mendengar suara “pop” atau “crack”, diikuti dengan:

  • Nyeri hebat mendadak
  • Kehilangan ereksi (detumescence) secara cepat
  • Pembengkakan dan memar (penis membiru seperti “terong”)

Bagaimana Cara Mendiagnosisnya?
Diagnosis fraktur penis umumnya dapat ditegakkan melalui:

  • Riwayat medis dan deskripsi kejadian saat cedera
  • Pemeriksaan fisik, termasuk bentuk penis yang membengkok tidak wajar
  • USG penis atau MRI, jika dokter ingin memastikan lokasi robekan
  • Jika ada darah keluar dari lubang penis, dokter juga akan mengevaluasi kemungkinan cedera pada saluran kemih (uretra)

Apa Komplikasi yang Bisa Terjadi?
Tanpa penanganan cepat, fraktur penis bisa menimbulkan:

  • Disfungsi ereksi permanen
  • Bentuk penis yang bengkok saat ereksi (penile curvature)
  • Pembentukan jaringan parut (plak)
  • Kesulitan buang air kecil, jika ada kerusakan pada uretra
  • Masalah psikologis, seperti trauma atau rasa malu yang berlarut

Bagaimana Cara Mengobatinya?
Penanganan utama adalah operasi sesegera mungkin.

  • Pembedahan bertujuan menutup robekan pada tunica albuginea
  • Jika ada cedera uretra, dokter akan memperbaikinya sekaligus
  • Operasi dini memberikan hasil terbaik dan menurunkan risiko komplikasi

Penanganan tanpa operasi (konservatif) biasanya tidak direkomendasikan, karena risiko komplikasi jangka panjang lebih tinggi.


Kapan Harus ke Dokter?
Jika Anda atau pasangan mengalami:

  • Nyeri hebat mendadak saat ereksi
  • Suara “pop” diikuti dengan kehilangan ereksi
  • Pembengkakan dan memar pada penis
    Segera cari pertolongan medis! Penundaan penanganan hanya memperburuk kondisi.

Kesimpulan
Fraktur penis adalah cedera serius yang membutuhkan tindakan cepat. Meskipun memalukan bagi sebagian orang, jangan ragu untuk mencari bantuan medis. Dengan penanganan tepat waktu, fungsi seksual dan struktur penis diharapkan bisa kembali normal.

Informasi ini tidak memperhitungkan situasi medis individual masing-masing pasien. Tidak ada informasi yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung dengan dokter.  Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kesehatan urologi Anda, silakan konsultasi ke dokter spesialis urologi terdekat. 
Udiyana Indradiputra
Udiyana Indradiputra
Dokter Spesialis Urologi di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. Founder dan Content Creator situs urologis.com

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar anda
Tuliskan nama anda di sini

- Advertisement -spot_img

ARTIKEL POPULER